Mimpi merupakan sebuah misteri yang muncul pada saat tidur. Banyak kejadian yang didalam mimpi membuat penasaran diri kita saat sudah terbangun.  Semua mimpi memiliki sebuah arti bahkan pertanda bagin yang mempercayainya. Tidak sedikit penafsir mimopi yang suda ada di Indonesia. Banyak orang ingin mengetahui arti dari mimpi Karena pertanda apa yang diberikan dan apa yang akan terjadi di masa depan. Pertanda daloam mimpi juga bisa membantu orang untuk menentukan sikap dalam kehidpuan agar terhindar dari berbagai masalah.

Namun hingg sampai saat ini penyebab mimpi itu bisa terjadi masih menjadi sesuatu hal yang tidak bisa 100 persen dibuktikan penybabnya. Saat ini masih muncul beberapa teori-teroi yang diyakini menyebabkan kita bisa bermimpi  dalam tidur dan mengalami banyak hal dalam mimpi tersebut.

Beberapa sumber mengatakan bahwa mimpi merupakan saluran dari emosi manusia. Mimpi bisa menenangkan pikiran dan emosi manusia. Otak akan beroperasi lebih dari pada saat kita tersadar bahkan bisa dibilang lebih emosional. Hal tersebut membuat otak bisa mnyalurkan emosi dan perasaan yang terpendam disaat kita tersadar. Emosi dan perasaan itulah yang membuat mimpi hadir dalam tidur kita. Jika kita terlalu memikirkan sesuatu dalam kehidupan sehari-hari dan tidak bisa kita ungkapkan, pasti menjadi beban pikiran yang menghantui kita. Hal tersebut membuat emosi menjadi tidak stabil, saat tidur semua luapan emosi tersebut perlahan-lahan dilepaskan oleh otak dan membuat kita bermimpi.

Bagian otak yang aktif saat kita bermimpi adalah Amygdala. Bagian otak ini bertugas untuk menjaga tingkat kesadaran pada diri kita. Amygdala ini menyebabkan orang lebih siaga pada saat terlelap dalam menghadapin ancaman yang ada. Jika bagian otak ini berfungsin terlalu kuat akan menyebabkan mimpi yang biasa kita alami.

Tingkat Kreativitas juga mempengaruhi mimpi yang ada di tidur kita. Hampir sama dengan tingginya tingkat emosi, kreativitas yang terpendam dalam otak kita dan tidak bisa diungkapkan membuat otak kita bekerja lebih keras pada saat tidur. Kebanyakan para seniman mendapatkan inspirsi dari mimpi yang didapat. Hal tersebut terjadi karena saat terjaga otak kita tidak mampu menggambarkan apa yang ada di pikiran kita. Saat tidur, dan tubuh kitda merasa rileks, otak bekerja lebih keras untuk memberikan gambaran tersebut dan tidak jarang menimbulkan mimpi yang menjadi suatu karya para seniman yang ada di dunia.

Ingatan memori kita juga mempengaruhi tidur dan mimpi yang datang. Saat keadaan sadar kita sering lupa akan sesuatu dan berusaha mengingat hal tersebut yang membuat otak kita berpikir secara keras. Pikiran itu akan membekas di memori kita dan  membuat otak kita juga akan terus bekerja untuk mengingat hal tersebut. Saat tidur adalah saatnya otak bekerja lebih keras dan memilih meori mana ynag harus di hapus atau disimpan. Saat otak sudah menemukan memori yang harus disimpan, akan memunculkan ingatan tersebut lewat gambaran mimpi.

Mimpi memang masih merupakan misteri bagi semua orang. Hingga sampai saat ini semua orang masih menebak-nebak apa arti di balik mimpi itu. Penyebab diri kita dalam mendapatkan mimpi juga belum bisa dibuktikan 100 persen betul.